Mie Ayam Lebaran


 

2 Mei 2022, Idul Fitri 1443 H. Tahun ini kami sekeluarga lebaran di tempat yang sama seperti tahun-tahun sebelum pandemi, yaitu di rumah nenek (ibu dari ayah) di Bojonegoro. Pagi itu setelah melaksanakan sholat ied, kami sekeluarga berkeliling mengunjungi rumah sanak saudara yang dekat dengan rumah nenek. Lalu, pada siang harinya kami makan mie ayam di suatu rumah makan.

Entah bagaimana bisa begini, tiap tahun di siang hari lebaran, kami sekeluarga kalau tidak ke warung bakso ya ke warung mie ayam. Tapi lebih seringnya sih mie ayam karena delapan puluh persen anggota keluarga kami jika ditanya bakso atau mie ayam akan menjawab mie ayam.

Jadilah di siang hari yang panasnya menyengat kulit itu, kami sekeluarga makan mie ayam di suatu rumah makan setelah berputar-putar mencari karena mie ayam langganan kami yang pertama tutup, sedangkan yang kedua ramai sehingga tidak dapat kursi. Mie ayam yang kami makan di siang hari itu rasanya tidak sama seperti mie ayam langganan kami, tapi rasanya tidak buruk juga. Enak kok. Kami makan dengan nikmat di tengah keramaian rumah makan di siang lebaran itu. Yang penting keturutan makan mie ayam.

Komentar