(sumber gambar: pinterest)
Twenty Five-Twenty One merupakan drama asal Korea Selatan yang ditayangkan pada 2022 di tvN atau bisa juga ditonton di Netflix.
Drama ini didominasi dengan latar tahun 1998, menceritakan kisah seorang anak SMA dengan semangat yang tinggi untuk meraih impiannya menjadi atlet anggar, dia adalah Na Hee-do (diperankan oleh Kim Tae-ri). Lalu, Na Hee-do bertemu dengan Baek Yi-jin (Nam Joo-hyuk), lelaki berusia 22 tahun yang keluarganya bangkrut karena krisis moneter. Cerita mengalir hingga Na Hee-do dan Baek Yi-jin menjadi teman yang saling berbagi masalahnya satu sama lain, hingga mereka memutuskan untuk lebih dari teman. Ada juga teman-teman Na Hee-do yang ikut mewarnai kisah ini.
Ko Yu-rim (Bona), dulunya ia musuh bebuyutan Na Hee-do dalam bidang anggar. Nantinya, Na Hee-do akan berteman baik dengan Ko Yu-rim setelah suatu peristiwa.
Moon Ji-ung (Choi Hyun-wook), teman sekelas Na Hee-do yang sama-sama kocak seperti Na Hee-do. Ji-ung ini suka dengan Ko Yu-rim.
Ji Seung-wan (Lee Ju-Myoung), ketua kelas Na Hee-do dan juga sahabat Moon Ji-ung dari kecil.
Setiap tokoh dalam drama ini memiliki struggle masing-masing. Namun, yang paling teringat dalam benak saya yaitu Na Hee-do berkorban melakukan apapun untuk mewujudkan keinginannya menjadi atlet anggar. Saya jadi berpikir, sudahkah saya seperti Na Hee-do dalam meraih impian saya?
Kisah Baek Yi-jin yang berusaha bangkit dari kebangkrutan keluarganya juga seolah memberikan pesan, bahwa tidak semuanya akan berjalan semulus keinginan kita.
Nuansa masa muda meraih mimpi dan persahabatan yang kental membuat saya betah menonton drama ini. Selain memberikan nilai-nilai kehidupan, komedi yang dihadirkan tidak garing. Penonton juga dibuat bertanya-tanya, siapa ayah dari Kim Min-chae?
Drama ini ditutup dengan baik, endingnya realistis, tapi ending yang realistis ini sepertinya membuat beberapa penonton kecewa karena tidak "seindah" yang mereka harapkan. Namun, bagi saya ending Twenty Five-Twenty One sudah pas karena mereka bahagia dengan caranya masing-masing. Faktanya, kita sebagai manusia pun tidak tau apa yang akan terjadi ke depannya.
Twenty Five-Twenty One sangat direkomendasikan. Drama ini cocok untuk remaja yang lagi butuh penyemangat dalam mencapai impiannya. Sekali lagi, ini bukan tentang bagaimana akhir sebuah cerita, tetapi bagaimana kita mengambil pelajaran dalam sebuah perjalanan.
Skor dari saya pribadi: 9/10

Komentar
Posting Komentar